Setelah 10 tahun rusak, ruas Bonto Raja Pukkulu Bantaeng (2,4 km) akhirnya diaspal (31/10). Bupati Uji Nurdin sebut jalan vital bagi petani.
POSEGI.ID – Pemerintah Kabupaten Bantaeng akhirnya memulai perbaikan infrastruktur vital di ruas jalan Bonto Raja Pukkulu, Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, yang memantau langsung lokasi pengaspalan pada Jumat (31/10/2025), mengakui kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan. Menurut Uji Nurdin, sapaan akrabnya, ruas jalan ini menjadi prioritas karena laporan masyarakat menyebut infrastruktur tersebut tidak tersentuh perbaikan serius selama satu dekade terakhir. “Dari beberapa laporan masyarakat, salah satu yang kita proritaskan juga disini, karena sudah 10 tahun belum ada pemeliharaan atau perbaikan,” kata Uji Nurdin.
Bupati termuda di Sulsel ini menekankan bahwa perbaikan jalan sepanjang 2,4 kilometer tersebut memiliki urgensi tinggi bagi perekonomian lokal. Ruas Bonto Raja Pukkulu bukan hanya akses utama permukiman, tetapi jalur nadi bagi ratusan petani untuk mengangkut hasil kebun mereka. Kerusakan jalan selama 10 tahun telah menghambat kelancaran distribusi hasil pertanian. “Jalan ini cukup penting, selain akses utama jalan, banyak warga menggunakannya untuk memperlancar urusan perkebunan. Semoga perbaikan jalannya berjalan lancar sehingga petani kita langsung merasakan manfaatnya,” katanya.
Jalan yang layak, menurut Uji Nurdin, adalah komponen dasar dalam menekan biaya logistik hasil pertanian dan perkebunan. Keterlambatan distribusi akibat infrastruktur buruk selama 10 tahun terakhir di Bonto Raja secara langsung menggerus margin keuntungan para petani di tingkat tapak, katanya.
Respon positif datang langsung dari warga setempat, salah satunya Amir, seorang petani yang merasakan langsung dampak kerusakan jalan selama 10 tahun. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Bantaeng yang akhirnya merealisasikan perbaikan tersebut. Menurutnya, perbaikan ini tidak hanya melancarkan urusan ekonomi, tetapi juga diharapkan menekan angka kecelakaan yang sering terjadi di ruas tersebut. “Terima kasi bapak bupati, kami para petani sangat terbantu, akhirnya jalanan kami diperbaiki juga. Semoga dengan adanya perbaikan ini, urusan kami berjalan lancar dan angka kecelakaan juga bisa menurun,” kata Amir.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bantaeng, Syahriani, mengungkapkan bahwa Pemkab Bantaeng masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah perbaikan jalan prioritas lainnya untuk anggaran tahun 2025. Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran yang membuat Pemkab harus melanjutkan sisa perbaikan jalan prioritas tersebut pada tahun anggaran 2026 mendatang. “Sesuai arahan pak bupati, ada beberapa ruas jalan yang masuk prioritas perbaikan di Tahun 2025. Namun karena keterbatasan anggaran, kita akan lanjutkan perbaikan jalan tersebut di tahun depan,” pungkasnya.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy