Gugatan Michelle Ritter (31) terhadap mantan CEO Google Eric Schmidt (70) mengungkap kehidupan mewah, termasuk gaji $1 juta/tahun, selama hubungan mereka.
POSEGI.ID – Michelle Ritter, 31 tahun, dan miliarder Eric Schmidt, 70 tahun, bertemu pada tahun 2020 saat Ritter masih menjadi mahasiswa Universitas Columbia. Gugatan ini menyoroti detail kompleks hubungan personal dan profesional keduanya yang terjalin selama lima tahun. Selama menjalin hubungan, Ritter dilaporkan menikmati gaya hidup mewah, termasuk mengendarai Tesla milik Schmidt dan tinggal di rumahnya di Bel Air.
Schmidt, yang memiliki kekayaan $32 miliar, juga mendukung karier Ritter secara signifikan. Mereka bersama-sama mendirikan perusahaan kecerdasan buatan, Steel Perlot, di mana Schmidt menginvestasikan $100 juta. Ritter menjabat sebagai CEO dengan gaji satu juta USD per tahun dan menjalankan perusahaan sepenuhnya. Schmidt turut menggunakan pengaruhnya untuk memperkenalkan Ritter kepada tokoh-tokoh kuat seperti CEO OpenAI Sam Altman dan mantan Menlu AS Henry Kissinger.
Namun, hubungan itu kandas setelah lima tahun berpacaran, diduga karena Ritter ingin Schmidt mengakhiri pernikahannya yang berusia lebih dari 40 tahun. Schmidt kemudian mengakhiri hubungan personal dan bisnis bersama mereka, menarik modal dari Steel Perlot, dan mengeluarkan Ritter dari sistem operasi perusahaan. Padahal, menurut laporan The Information, Steel Perlot telah merugi $61 juta pada Februari 2024 dengan penjualan kurang dari $200.000.
Konflik internal di Steel Perlot juga diungkap oleh mantan karyawan. Mereka menggambarkan Ritter sebagai sosok ambisius namun tidak berpengalaman, sering menyelenggarakan pertemuan kerja di Miami dengan bikini, dan menciptakan lingkungan kerja yang berantakan. Akibat pemutusan hubungan ini, Ritter mengajukan gugatan, menuduh Schmidt melakukan “malotoksisitas” dan membangun “sistem pengawasan digital” selama mereka bersama. Ritter kini terkunci dari akses ke sistem Steel Perlot dan sidang berikutnya dijadwalkan pada 4 Desember.
Pengacara Schmidt menyebut gugatan Ritter “jelas secara tidak sensitif” dan “secara terang-terangan menyalahgunakan sistem peradilan.” Sebaliknya, pengacara Ritter, Skip Miller, menuding ini sebagai kampanye kotor. “Eric Schmidt mengendalikan semua yang ada di perusahaan dan sekarang ingin menyalahkan Michelle. Dia orang yang kompeten, yang telah memberikan kontribusi nyata,” kata Miller.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy