<Banjir Ciranjang Viral, PDAM Bantah Pipa Halangi Air, PUTR: Tersumbat Sampah - Posegi

Banjir Ciranjang Viral, PDAM Bantah Pipa Halangi Air, PUTR: Tersumbat Sampah

Banjir Ciranjang Viral, PDAM Bantah Pipa Halangi Air, PUTR: Tersumbat Sampah
Banjir Ciranjang Viral, PDAM Bantah Pipa Halangi Air, PUTR: Tersumbat Sampah

Banjir landa jalan raya Ciranjang diduga akibat pipa PDAM. Investigasi pastikan penyebab utama adalah tumpukan sampah di drainase, Minggu (16/11).

POSEGI.ID – Keluhan warga Kampung Bedahan, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, sempat viral setelah video laporan mereka beredar di media sosial. Warga menduga banjir luapan ke jalan raya disebabkan oleh pipa PDAM atau besi yang menghalangi saluran air, berdasarkan informasi Ketua RT setempat.

Menanggapi laporan itu, PDAM Cianjur segera melakukan pengecekan lapangan untuk memverifikasi dugaan sumbatan. Hasil investigasi memastikan tidak ada infrastruktur pipa milik PDAM yang melintang atau masuk ke dalam gorong-gorong di lokasi tersebut. “Setelah kami investigasi ke lokasi tidak ada pipa PDAM yang masuk gorong-gorong,” tulis manajemen PDAM.

Dinas PUTR Cianjur memperkuat klarifikasi tersebut dengan mengidentifikasi titik masalah di saluran tersier Sadap 4 saluran induk Bojongpicung D.I. Cihea. Instansi ini menegaskan bahwa banjir dipicu oleh drainase yang mampet, bukan karena konstruksi pipa. “Banjir kerap terjadi akibat aliran drainase yang tersumbat oleh sampah,” tulis PUTR Cianjur.

Baca Juga :  Deteksi Banjir Real-Time, Kota Sukabumi Jadi Lokasi Riset Open River Cam

Kasus mispersepsi ini menyoroti urgensi kesadaran kolektif warga dalam menjaga fungsi drainase lingkungan. Perilaku membuang sampah sembarangan terbukti menjadi faktor dominan yang memicu genangan parah saat curah hujan tinggi, bukannya kesalahan infrastruktur teknis, katanya.

Warga kini berharap dinas terkait dan pemerintah daerah segera melakukan normalisasi saluran secara menyeluruh. Kolaborasi antara penanganan teknis pemerintah dan perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy