<68 Persen Karyawan Takut Diganti AI, Riset: 51 Persen Perusahaan Masih Netral - Posegi

68 Persen Karyawan Takut Diganti AI, Riset: 51 Persen Perusahaan Masih Netral

68 Persen Karyawan Takut Diganti AI, Riset: 51 Persen Perusahaan Masih Netral (Ilustrasi Freepik)
68 Persen Karyawan Takut Diganti AI, Riset: 51 Persen Perusahaan Masih Netral (Ilustrasi Freepik)

Riset ‘Indonesia AI Report 2025’ (Okt 2025) mengungkap 68% karyawan yakin AI gantikan pekerjaan 5 tahun lagi, meski 51% perusahaan di Indonesia masih bersikap netral.

POSEGI.ID – ‘Indonesia AI Report 2025’ yang dirilis kumparan menyoroti sikap perusahaan di Indonesia yang masih beragam terkait adopsi AI. Sebanyak 51% organisasi berada di posisi netral terhadap penggunaan chatbot AI generatif di tempat kerja , sementara hanya 45% yang aktif mendorong penggunaannya.

Sikap netral atau bahkan restriktif perusahaan ini ternyata tidak menghentikan adopsi AI oleh karyawan. Riset kumparan menemukan 57% responden karyawan telah menggunakan chatbot AI generatif untuk pekerjaan, baik dengan atau tanpa dukungan organisasi.

Di tengah ‘shadow use’ ini, 68% responden meyakini AI akan menggantikan pekerjaan mereka sepenuhnya dalam lima tahun ke depan. Uniknya, 91% publik juga meyakini keterampilan AI yang mereka miliki sudah sesuai dengan kebutuhan pekerjaan saat ini.

Baca Juga :  Blood Strike, Ini Fitur dan Gameplay yang Membuatnya Berbeda

Dr. Sri Safitri dari KORIKA menyebut transformasi ini sebagai peluang augmentasi AI, bukan sekadar penggantian peran manusia. “Augmentasi Al di perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, membuka berbagai peran baru, dengan memberikan reskilling… sehingga bisa beradaptasi dengan peran baru,” katanya.

Laporan ini juga menunjukkan optimisme publik, di mana 70% yakin AI akan membuka lapangan kerja baru. Tiga bidang pekerjaan baru yang paling mungkin tercipta adalah pengembangan AI (68%), pekerjaan operasional terkait AI (67%), dan industri kreatif berbantuan AI (64%).

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy