Grammarly resmi bertransformasi (30/10) menjadi Superhuman, platform produktivitas AI baru. Langkah ini mengintegrasikan Coda dan Superhuman Mail untuk menantang Gemini dan Copilot.
POSEGI.ID – Setelah enam belas tahun dikenal sebagai asisten penulisan terkemuka, Grammarly hari ini (30/10/2025) mengumumkan metamorfosis terbesarnya. Perusahaan kini secara resmi berevolusi menjadi “Superhuman”, sebuah platform produktivitas AI terpadu yang dirancang untuk bersaing langsung dengan raksasa teknologi seperti Microsoft Copilot dan Google Gemini. Transformasi ini bukan sekadar pembaruan fitur, melainkan sebuah platform baru yang menyatukan alat-alat seperti Coda (ruang kerja kolaboratif) dan Superhuman Mail (email cerdas) di bawah satu payung.
Inti dari ambisi baru ini adalah “Superhuman Go”, sebuah asisten kecerdasan buatan proaktif yang mampu berinteraksi dengan lebih dari seratus aplikasi utama, termasuk Google Workspace, Outlook, dan Jira. Tujuannya adalah memberikan saran kontekstual dan melakukan tugas langsung di dalam alur kerja pengguna—seperti membalas email otomatis, meringkas tiket pelanggan, atau mengatur pertemuan tanpa pengguna harus berpindah-pindah tab atau aplikasi.
Pergeseran strategi ini dijelaskan oleh Chief Product Officer Superhuman, Noam Lovinsky. Menurutnya, perbedaan fundamental terletak pada perubahan dari alat reaktif menjadi mitra proaktif. “Ini adalah nuansa antara alat yang harus kita pikirkan untuk digunakan dan pasangan yang bekerja terus menerus dengan kami,” ujarnya.
Pendekatan proaktif ini, menurut Lovinsky, dimungkinkan dengan pemanfaatan data kontekstual yang dibagikan antar aplikasi. Dengan memahami konteks pekerjaan pengguna, Superhuman Go dapat menawarkan rekomendasi yang dibuat khusus, baik untuk penulisan (agen editorial), manajemen proyek (konektor), atau integrasi pihak ketiga (seperti Quizlet atau Speechify).
Di tengah transformasi besar ini, perusahaan menegaskan komitmen privasi mereka tetap sama: tidak ada penjualan kembali atau eksploitasi komersial data pengguna. Pelanggan Grammarly saat ini dipastikan akan mempertahankan manfaat mereka tanpa biaya tambahan hingga Februari 2026. Tanggal tersebut sekaligus menandai berakhirnya akses gratis ke fitur Superhuman Go, yang menjadi andalan baru platform ini.
Transformasi Grammarly menjadi Superhuman adalah pertaruhan besar untuk menjadi “kain penghubung dari pekerjaan modern”. Keberhasilan mereka akan bergantung pada apakah pendekatan AI proaktif ini benar-benar mampu memberikan nilai lebih di tengah dominasi ekosistem Copilot dan Gemini yang sudah mapan.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy