<Doubao, Aplikasi AI ByteDance Diam-diam Dominasi Pasar China - Posegi

Doubao, Aplikasi AI ByteDance Diam-diam Dominasi Pasar China

Doubao (Tangkapan Layar)
Doubao (Tangkapan Layar)

Doubao, aplikasi AI ByteDance, diam-diam kuasai China (Agustus 2025). Raih 157 juta pengguna bulanan, geser DeepSeek jadi platform AI terpopuler.

POSEGI.ID – Data terbaru dari QuestMobile (Agustus 2025) menunjukkan Doubao, aplikasi AI besutan ByteDance (induk TikTok), berhasil merebut kembali takhta sebagai platform AI terpopuler di China. Dengan 157 juta pengguna aktif bulanan, Doubao mengungguli DeepSeek yang berada di posisi kedua dengan 143 juta pengguna. Lembaga riset a16z bahkan menempatkan Doubao sebagai aplikasi AI terpopuler keempat di dunia, di belakang ChatGPT, Gemini, dan AI Gallery Google.

Diluncurkan pada 2023, Doubao dirancang dengan pendekatan ramah pengguna, berbeda dari chatbot Barat yang cenderung fungsional. Ikonnya berupa karakter kartun wanita, dan namanya berarti “pangsit kacang”, mencerminkan nuansa akrab. Aplikasi ini menggabungkan berbagai fungsi: chat (teks, audio, video), pembuatan gambar/video pendek, spreadsheet, presentasi, hingga podcast, mirip gabungan ChatGPT, Midjourney, dan Character.ai dalam satu platform.

Baca Juga :  Kebocoran Apple: iPhone 20 Siap Gantikan iPhone 19, Model Lipat 2026

Kunci sukses Doubao, menurut para analis, terletak pada pengalaman panjang ByteDance dalam menciptakan aplikasi adiktif seperti TikTok/Douyin. Integrasi mendalam dengan Douyin (versi TikTok China) memungkinkan pengguna menandai Doubao di komentar untuk merangkum video atau menonton video Douyin langsung dari balasan chatbot, mendorong viralitas konten buatan Doubao.

ByteDance juga sangat agresif dalam memperbarui fitur Doubao, seringkali meniru kapabilitas pesaing seperti kemampuan membuat objek 3D dari Google Gemini. Strategi ini kontras dengan DeepSeek, startup yang meski unggul dalam model AI berbiaya rendah, produknya lebih sederhana (fokus teks) dan dilaporkan mengalami masalah server serta ditinggalkan pengguna—40% di antaranya beralih ke Doubao.

Ke depan, ByteDance berambisi mengintegrasikan Doubao lebih luas ke dalam ekosistemnya. Perusahaan dilaporkan tengah menjalin kemitraan dengan produsen kacamata pintar, mobil (termasuk Tesla), dan OEM untuk menjadikan Doubao asisten AI lintas perangkat, melampaui dominasinya di ponsel dan komputer saat ini.

Baca Juga :  Final Fantasy Tactics Remake Hadir, Mahakarya Ternoda Masalah Bahasa

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy