<China Luncurkan Shenzhou 21, Bawa Astronot Termuda (32 Tahun) ke Stasiun Tiangong - Posegi

China Luncurkan Shenzhou 21, Bawa Astronot Termuda (32 Tahun) ke Stasiun Tiangong

China Luncurkan Shenzhou 21, Bawa Astronot Termuda (32 Tahun) ke Stasiun Tiangong (CCTV)
China Luncurkan Shenzhou 21, Bawa Astronot Termuda (32 Tahun) ke Stasiun Tiangong (CCTV)

China luncurkan misi Shenzhou 21 (31/10) bawa astronaut termuda (32) ke Stasiun Tiangong. Misi bawa 4 tikus, dijadwalkan docking cepat 3,5 jam.

POSEGI.ID – Roket Long March 2F yang membawa misi berawak Shenzhou 21 meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi pada pukul 23:44 waktu setempat, Jumat (31/10/2025). Misi ini membawa Komandan Zhang Lu (48), seorang veteran misi Shenzhou 15, yang kini memimpin dua astronot “generasi ketiga” China yang baru pertama kali terbang.

Kedua debutan tersebut adalah Wu Fei (32), seorang insinyur dari Academy of Space Technology (CAST), yang kini resmi memegang rekor sebagai astronot termuda China yang pernah ke luar angkasa. Ia didampingi oleh Zhang Hongzhang (39), seorang ahli kargo dan peneliti dari Chinese Academy of Sciences (CAS). Pesawat ruang angkasa Shenzhou 21 diperkirakan akan merapat ke modul inti Tianhe stasiun Tiangong hanya 3,5 jam setelah peluncuran, menggunakan mode docking cepat otomatis yang 3 jam lebih singkat dari misi Shenzhou 20.

Baca Juga :  Donald Trump Takkan Temui Putin Lagi Kecuali Rusia Serius Soal Damai Ukraina

Setibanya di orbit, trio Shenzhou 21 akan melakukan serah terima kru dengan awak Shenzhou 20 yang dipimpin oleh Komandan Chen Dong. Chen Dong baru-baru ini mencatatkan rekor sebagai astronot China pertama yang menghabiskan total 400 hari di orbit. Kru Shenzhou 20 dijadwalkan segera kembali ke Bumi pada 3 November, menandai rotasi kru yang semakin cepat dan efisien di stasiun Tiangong.

Peluncuran astronot generasi ketiga seperti Wu Fei dan Zhang Hongzhang ini menandai pergeseran strategis China dalam eksplorasi ruang angkasa. Berbeda dari generasi awal yang didominasi pilot militer, generasi ketiga ini direkrut dari latar belakang insinyur, ilmuwan, dan ahli muatan. Langkah ini krusial untuk memaksimalkan output ilmiah dari Stasiun Tiangong, mengubahnya dari sekadar pembuktian kapabilitas orbit menjadi laboratorium fungsional jangka panjang.

Selain pergantian kru, misi Shenzhou 21 juga membawa kargo ilmiah, termasuk enam sampel percobaan dan empat tikus hitam untuk penelitian pemuliaan di lingkungan gayaberat rendah. Selama misi 6 bulan mereka, kapal kargo otomatis Tianzhou 10 juga dijadwalkan akan memasok logistik ke stasiun. Shenzhou 21 adalah misi berawak ke-16 China dan penerbangan ke-10 ke Tiangong, menegaskan ambisi China untuk menjaga stasiun itu tetap berpenghuni permanen selama satu dekade, memperluasnya, dan membukanya untuk operasi komersial.

Baca Juga :  Travel Tokyo-AS 60 Menit via Roket? Perusahaan Jepang Siap Jual Paket 100 Juta Yen

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy