<Terowongan Angin Terbesar NASA Mampu Telan Boeing 737 untuk Uji Aerodinamika - Posegi

Terowongan Angin Terbesar NASA Mampu Telan Boeing 737 untuk Uji Aerodinamika

Terowongan angin di NFAC. Foto: AFMC
Terowongan angin di NFAC. Foto: AFMC

Terowongan angin terbesar dunia, NFAC NASA di California (3/11), miliki ruang uji 24×36 meter yang mampu menampung Boeing 737 untuk simulasi penerbangan skala penuh.

POSEGI.ID – National Comprehensive Aerodynamics Complex (NFAC), yang selesai dibangun akhir 1980-an di Ames Research Center NASA, merupakan fasilitas uji aerodinamika paling dikenal di Ames. Kompleks ini terdiri dari dua terowongan yang saling terhubung: satu terowongan tertutup (12×24 m) dan satu terowongan terbuka (24×36 m). Ukuran masif terowongan 24×36 m memungkinkannya menguji seluruh pesawat, bukan sekadar model miniatur, di bawah tekanan aerodinamis yang sebenarnya.

Udara di dalam terowongan 12×24 m dapat mencapai kecepatan 556 km/jam, sementara terowongan 24×36 m mencapai 185 km/jam, menyediakan beragam skenario uji kecepatan rendah. Keunggulan NFAC adalah kemampuannya merekam efek aerodinamis nyata, termasuk interaksi pesawat dengan tanah (ground effect), pengoperasian permukaan kontrol (seperti sayap dan ekor), serta mesin yang menyala penuh. Ini memungkinkan insinyur mempelajari perubahan kecil dalam kinerja, terutama saat lepas landas dan mendarat.

Baca Juga :  Kota Hilang Romawi Maestriana Ditemukan di Bawah Kota Hongaria

Selama beroperasi, NFAC telah melakukan beragam eksperimen, mulai dari pesawat komersial, helikopter, hingga kendaraan lepas landas vertikal (VTOL). Fasilitas ini juga berfungsi sebagai pusat penelitian akustik aerodinamika, di mana para ilmuwan mengukur kebisingan yang dihasilkan komponen pesawat seperti roda pendarat dan baling-baling. Terowongan 12×24 m bahkan dilengkapi insulasi suara canggih untuk studi interaksi gelombang suara, berkontribusi pada upaya membangun pesawat komersial yang lebih senyap.

Peran NFAC dalam eksplorasi ruang angkasa sangat krusial. Terowongan 24×36 m adalah satu dari sedikit fasilitas di dunia yang dapat menguji parasut dan sistem pengereman (decelerator) ukuran nyata untuk misi antarplanet. Pengujian di NFAC berkontribusi langsung pada keberhasilan banyak misi pendaratan robot NASA di Mars. Selain kedirgantaraan, NFAC juga digunakan untuk menguji aerodinamika truk, mobil, dan baling-baling turbin angin berukuran besar untuk meningkatkan efisiensi energi.

Baca Juga :  Pertemuan Trump dan Zelensky Tegang, Usulan Serahkan Wilayah Ukraina Ditolak

Di era simulasi digital Computational Fluid Dynamics (CFD), peran NFAC tetap tak tergantikan. Meskipun simulasi komputer dapat memproses jutaan data, CFD masih kesulitan memodelkan aliran gas turbulen yang kompleks atau interaksi antar beberapa bagian pesawat secara akurat. NFAC menyediakan data dunia nyata yang vital untuk mengkonfirmasi dan mengkalibrasi model komputer tersebut, serta memastikan data kinerja mendukung proses lisensi pesawat baru.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy