<BYD Simpan Ribuan Mobil Ilegal di Taman Air Jamberoo Australia - Posegi

BYD Simpan Ribuan Mobil Ilegal di Taman Air Jamberoo Australia

BYD Simpan Ribuan Mobil Ilegal di Taman Air Jamberoo Australia

BYD diselidiki otoritas Australia usai 1.600 mobilnya ditemukan disimpan ilegal di taman air Jamberoo, Sydney, pada Oktober 2025.

POSEGI.ID – Menurut media lokal, Kamis (23/10/2025), lebih dari 1.600 kendaraan BYD ditemukan terparkir di Jamberoo Action Park, 90 menit dari Sydney. Area parkir taman air yang sedang tutup musim dingin itu diam-diam berubah menjadi tempat penyimpanan ratusan kendaraan BYD yang menunggu distribusi dari Pelabuhan Port Kembla.

Pemilik taman diketahui telah mengajukan permohonan konversi fungsi lahan menjadi pergudangan sejak awal September, namun pihak berwenang masih mempertimbangkannya. “Dewan bekerja sama dengan pemilik Jamberoo Action Park untuk memastikan bahwa daerah tersebut hanya digunakan untuk tujuan berlisensi,” kata juru bicara Dewan Diama.

Insiden ini, menurut pengamat logistik, menyoroti risiko ekspansi agresif BYD yang mengabaikan prosedur administrasi lokal Australia. Menyewa gudang adalah hal biasa, namun memindahkan 1.600 unit ke taman rekreasi tanpa izin menunjukkan adanya masalah serius dalam rantai pasok mereka, katanya.

Baca Juga :  Hyundai Ioniq 9 Jadi "Smartphone on Wheels", Integrasikan AI Canggih

Pihak BYD mengatakan operasi gudang di New South Wales dipimpin oleh mitra logistik ketiga, namun belum mengungkap identitas unit tersebut. Kasus penyimpanan ilegal ini terjadi ketika BYD berada di bawah tekanan besar, karena penjualan tahun ini disusul oleh rekan senegaranya, GWM.

Laju pertumbuhan yang cepat tampaknya telah merepotkan manajemen logistik BYD di Australia. Kasus Jamberoo ini menjadi bukti bahwa ekspansi pasar yang masif harus diimbangi dengan kepatuhan regulasi dan kesiapan infrastruktur distribusi agar tidak merusak reputasi.

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy