Suzuki e Vitara 2025 resmi meluncur (22/10) sebagai EV murni pertama. Review mengungkap mobil ini mumpuni off-road, namun lemah di jarak tempuh dan kabin.
POSEGI.ID – Suzuki e Vitara 2025 akhirnya hadir dalam versi produksi setelah debut sebagai konsep EVX pada 2023. Model ini menjadi mobil listrik (EV) murni pertama Suzuki, hadir di tengah persaingan ketat melawan Kia EV3, Renault 4, dan Skoda Elroq.
Berbeda dari model rebadge sebelumnya, Suzuki memimpin pengembangan e Vitara pada platform ‘Heartect-e’ baru yang dikerjakan bersama Toyota. Mobil ini menawarkan dua opsi baterai 49kWh (jarak 214 mil) dan 61kWh (jarak 264 mil) dari BYD, dengan harga mulai £26.249 berkat diskon internal Suzuki.
Meski demikian, review Auto Express (22/10) menyoroti kelemahan signifikan pada jarak tempuh dan pengisian daya. Model 61kWh yang diklaim 264 mil, dalam pengujian riil hanya mencapai 213 mil, sementara pengisian 10-80% membutuhkan 45 menit meski spek 150kW.
Di sisi lain, e Vitara dipuji berkat handling dan rasa kemudi yang baik, serta kemampuan off-road mumpuni pada varian dual-motor AllGrip-e. Sayangnya, keunggulan sasis ini dirusak oleh kualitas kabin yang terasa murah, penggunaan plastik keras, dan sistem infotainment Toyota yang terlihat ketinggalan zaman.
Kelemahan pada jarak tempuh dan kecepatan isi daya ini, menurut pengamat, menjadi tantangan terbesar Suzuki di pasar EV yang kompetitif. Konsumen kini sangat kritis terhadap efisiensi baterai, sehingga keunggulan mekanis seperti handling dan kemampuan off-road mungkin terabaikan jika aspek fundamental EV tidak terpenuhi, katanya.
Suzuki e Vitara 2025 akhirnya menawarkan kemampuan 4×4 yang jarang dimiliki rivalnya. Namun, Auto Express menyimpulkan mobil ini sulit bersaing karena kalah telak di sektor vital jarak tempuh, kecepatan pengisian daya, dan kualitas interior.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy