<Rentan Bencana & Krisis Air, Bupati Aceh Besar Minta Dukungan Penuh BNPB - Posegi

Rentan Bencana & Krisis Air, Bupati Aceh Besar Minta Dukungan Penuh BNPB

Rentan Bencana & Krisis Air, Bupati Aceh Besar Minta Dukungan Penuh BNPB
Rentan Bencana & Krisis Air, Bupati Aceh Besar Minta Dukungan Penuh BNPB

Bupati Aceh Besar Muharram Idris paparkan kerawanan bencana & krisis air di Rakor Banda Aceh (28/10). Ia minta dukungan Kepala BNPB Suharyanto.

POSEGI.ID – Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana Tahun 2025 di Banda Aceh, Selasa (28/10/2025), Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menyoroti ironi daerahnya. Ia menyebut melimpahnya air saat hujan justru menyebabkan banjir karena tak tertampung, sementara saat kemarau terjadi krisis air bersih akibat sistem irigasi yang rusak parah. “Hari ini banyak air di Aceh Besar yang terbuang percuma ke laut,” ujar Bupati.

Kondisi ini, menurut Muharram, tidak hanya merugikan materiil warga tetapi juga mengancam ketahanan pangan. Ia mencontohkan banyak saluran irigasi yang patah menyebabkan gagal panen, sehingga dukungan BNPB untuk perbaikan infrastruktur dan penyediaan sumur bor sangat diharapkan. “Banyak petani… sangat bergantung pada irigasi dan sumur bor. Kami berharap adanya bantuan nyata,” tambahnya.

Baca Juga :  60% Lulusan SMA Aceh Tak Kuliah Akibat Biaya, UIN Ar-Raniry Perkuat Beasiswa

Rakor yang dibuka Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto ini dihadiri Wagub Aceh H. Fadhlullah SE, Kepala Basarnas Aceh, Kalaksa BPBD se-Aceh, dan akademisi. Wagub Fadhlullah mengapresiasi kehadiran Kepala BNPB sebagai bentuk perhatian pusat dan berharap alokasi bantuan bencana untuk Aceh ditingkatkan pada 2025-2026. “Kami berharap tahun depan kebutuhan daerah bisa lebih terpenuhi,” harap Wagub.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan komitmen kolaborasi dan akan memfasilitasi kerja sama Aceh dengan Jepang dalam penguatan mitigasi, mengingat pengalaman serupa soal tsunami. Ia menyebut arah kebijakan ini sejalan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto. “Insya Allah, terkait permohonan bantuan seperti sumur bor akan segera kami proses. Aceh ini istimewa,” tegasnya.

Suharyanto juga menginformasikan proposal bantuan daerah Aceh sebagian besar sudah di meja Menteri Keuangan. Ia meminta daerah yang sudah mengusulkan bersabar dan yang belum agar segera mengajukan. “Bagi yang belum mengusulkan, silakan segera ajukan,” pesannya. Rakor ini menjadi momentum penguatan sinergi pusat-daerah demi ketangguhan bencana Aceh.

Baca Juga :  PLN UP3 Palu Catat Tren Positif, Tunggakan Listrik Pascabayar Sisa 7,89 Persen

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy