Huawei resmi rilis HarmonyOS 6 (22/10) yang kini bisa transfer file langsung ke perangkat Apple, saingi AirDrop dan iOS di pasar China.
POSEGI.ID – Huawei secara resmi merilis sistem operasi eksklusif terbarunya, HarmonyOS 6, untuk konsumen China pada 22 Oktober 2025. Versi terbaru ini untuk pertama kalinya memungkinkan transfer file secara langsung antara perangkat Huawei dan perangkat Apple, sebuah fungsionalitas yang sebelumnya menjadi batas antar ekosistem.
Fitur baru ini bekerja mirip AirDrop Apple, memungkinkan pengguna mengirim foto dan dokumen secara nirkabel dari jarak dekat tanpa menggunakan data seluler. Huawei mengatakan fungsi itu akan “mematahkan batas perangkat dan memungkinkan transmisi data yang lebih fleksibel.” Langkah ini menggarisbawahi upaya serius Huawei meningkatkan pengalaman pengguna HarmonyOS untuk bersaing langsung dengan Android dan iOS.
Langkah Huawei ini, menurut analis industri, adalah strategi cerdas untuk menarik pengguna Apple yang frustrasi dengan ekosistem tertutup. Sementara Samsung dan Google (WearOS) masih memblokir dukungan iPhone, Huawei, menyusul Oppo dan Vivo, justru merangkul interoperabilitas untuk memperluas pangsa pasar HarmonyOS 6, katanya.
Upaya ini terbukti berhasil, di mana HarmonyOS baru-baru ini mempertahankan keunggulan atas iOS Apple selama 6 kuartal berturut-turut di pasar domestik. Data Counterpoint Research (Q2) mencatat pangsa pasar HarmonyOS 17 persen di China, melampaui 16 persen milik iOS dan menjadikannya OS mobile terbesar kedua di negara itu.
Selain transfer file, peluncuran HarmonyOS 6 juga menyoroti pengembangan Agen AI yang kini mencapai lebih dari 80 agen, naik dari 50 agen saat uji coba Juni lalu. Richard Yu Chengdong, presiden Consumer Business Group Huawei, menyebut agen AI ini termasuk asisten Xiaoyi dan aplikasi pihak ketiga dari Ant Group serta Tencent.
Rilis HarmonyOS 6 ini menegaskan ambisi Huawei untuk tidak hanya bertahan dari sanksi, tetapi juga mendominasi pasar domestik dengan membangun ekosistem mandiri. Kemampuan menembus batas perangkat Apple menjadi sinyal bahwa perang sistem operasi di China kini memasuki babak baru yang lebih terbuka dan agresif.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy