YouTube meluncurkan timer di YouTube Shorts pada 24/10 untuk mengatasi kecanduan pengguna di tengah tekanan regulator.
POSEGI.ID – YouTube resmi menambahkan timer asli di YouTube Shorts, sebuah fungsi yang kini tersedia untuk membatasi durasi menonton video pendek. Langkah ini diambil merespons fenomena compulsive scrolling (gulungan kompulsif) yang telah menjadi hal biasa, terutama di kalangan pengguna termuda. Saat ini, opsi kontrol tersebut masih harus diaktifkan manual di pengaturan aplikasi.
Setelah batas waktu tercapai, sebuah pop-up akan muncul, meski pengguna dewasa masih bisa mengabaikan peringatan tersebut. YouTube menjanjikan pembaruan pada awal tahun 2026 yang akan membuat pengingat ini tidak dapat dibuang (wajib) bagi pengguna anak-anak dan remaja, meski saat ini sistem tersebut belum terkait dengan kontrol orang tua.
Ini bukan upaya “kesejahteraan digital” pertama YouTube, yang sebelumnya telah merilis fitur “Ambil istirahat” dan pengingat waktu tidur. Platform rival seperti TikTok dan Instagram juga telah lebih dulu menerapkan timer untuk membingkai waktu yang dihabiskan pengguna di platform video pendek mereka.
Langkah YouTube Shorts ini, menurut pengamat media sosial, adalah respons defensif terhadap ancaman saturasi mental pengguna. Platform video pendek kini terjebak dilema antara model bisnis berbasis engagement dan risiko jangka panjang user burnout yang bisa membunuh platform itu sendiri, katanya.
Inisiatif timer YouTube Shorts ini juga didorong oleh tekanan regulasi yang meningkat tajam. Hampir 2.000 proses hukum saat ini sedang berlangsung di Amerika Serikat terhadap jejaring sosial yang dituduh merancang fitur adiktif. Di Eropa, regulasi Digital Services Act (DSA) dan diskusi seputar kesejahteraan digital anak di bawah umur semakin meningkatkan tekanan hukum terhadap platform.
Dampak ledakan video pendek tidak terbatas pada pengguna, tetapi juga menantang infrastruktur telekomunikasi dan strategi media. Ledakan lalu lintas puncak di jaringan 4G/5G dan penyesuaian strategi iklan kini menjadi isu besar. Pengenalan timer pada YouTube Shorts ini, meski sederhana, berpotensi mengubah kurva penggunaan data dan manajemen perhatian digital di masa depan.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy