OpenAI buka akses Sora 2 tanpa undangan (30/10), namun terbatas untuk 4 negara (AS, Kanada, Jepang, Korsel) dan bersifat sementara.
POSEGI.ID – OpenAI secara mengejutkan mengumumkan pembukaan akses publik untuk Sora 2, generator video AI canggihnya, tanpa memerlukan undangan yang sebelumnya menjadi penghalang utama. Namun, langkah ini bersifat “sementara” dan sangat terbatas secara geografis. Pengguna di luar empat negara istimewa Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Korea Selatan masih belum bisa mencobanya. Perusahaan tidak merinci berapa lama jendela akses terbuka ini akan berlangsung, hanya menyatakan penghapusan kode undangan ini temporer.
Sejak debutnya, Sora 2 telah memukau sekaligus memicu kontroversi besar. Kemampuannya menghasilkan video dengan realisme yang mengganggu didukung oleh hambatan keamanan (safety barriers) yang dinilai jauh lebih fleksibel dibanding para pesaingnya. Fleksibilitas inilah yang mendorong ketenarannya secara viral, karena Sora 2 diketahui memungkinkan pengguna menciptakan kembali gambar tokoh publik, selebriti, dan karakter fiksi berhak cipta. Namun, kebebasan ini harus dibayar mahal; OpenAI kini menghadapi gelombang gugatan hukum terkait pelanggaran hak cipta akibat kemampuan alatnya.
Popularitas Sora 2 yang meroket, menurut para analis industri, ironisnya berasal dari kemampuannya “menggoda” area abu-abu hukum. Sementara pesaing seperti Google Gemini Veo 3.1 memilih pembatasan ketat untuk menghindari kontroversi, pendekatan OpenAI yang lebih terbuka telah menciptakan alat yang sangat kuat namun sarat risiko hukum. Kesuksesan viralnya sebagian besar dibangun di atas kemampuan melampaui batas yang diberlakukan AI lain.
Bagi pengguna di luar empat negara yang diistimewakan, atau jika jendela akses sementara ini ditutup, pasar generator video AI masih menawarkan alternatif kuat. Pesaing utamanya adalah Gemini Veo 3.1 dari Google, yang dalam pengujian terbaru menunjukkan persaingan ketat. Selain itu, ada Kling 2.5 Pro yang kurang dikenal namun menjanjikan, serta kapabilitas video yang sedang dikembangkan oleh Midjourney. Dalam perbandingan langsung, Sora 2 seringkali unggul dalam menciptakan gambar yang terasa “hidup dan mendalam” (living and deep images).
Strategi pembukaan akses terbatas dan sementara ini tampaknya merupakan pelajaran dari peluncuran OpenAI sebelumnya. Perusahaan pernah terpaksa membatasi penggunaan secara cepat akibat lonjakan pengguna masif yang membebani server. Kali ini, penyebaran progresif dan terbatas geografis bertujuan menghindari kejenuhan server, sekaligus memberi OpenAI ruang untuk mengendalikan potensi penyalahgunaan hukum yang mungkin timbul dari akses publik yang lebih luas.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy