Reza Rahadian, seorang aktor dan sutradara yang dikenal luas, membagikan pandangan hidupnya yang mendalam tentang cara menyikapi pasang surut kehidupan. Dalam sebuah perbincangan di podcast The Maple Media, ia menekankan bahwa hal yang paling penting adalah apa yang akan dilakukan selanjutnya, bukan berlarut-larut dalam kondisi saat ini.
Prinsip ini, menurut Reza, berlaku untuk dua situasi ekstrem: kesuksesan dan kegagalan.
Jangan Terlena oleh Prestasi
Sering kali, orang terbuai saat meraih pencapaian besar. Reza mencontohkan perasaan saat mendapat prestasi atau memenangkan piala.
“Wah, nih, gue (dapat) prestasi, nih. Dapat piala, nih,” ujarnya menirukan. “Ya, disyukuri boleh. Tapi gak usah terlalu lama,” tegasnya.
Baginya, merayakan kesuksesan secara berlebihan hanya akan membuat seseorang terdiam di tempat, padahal hidup harus terus berjalan ke depan.
Jangan Terlalu Lama dalam Keterpurukan
Prinsip yang sama, dan mungkin jauh lebih penting, ia terapkan ketika menghadapi situasi buruk atau berada di titik terendah (lowest point).
Reza menceritakan bahwa ia mendapat peringatan dari sang ibu mengenai hal ini. Ia mempopulerkan sebuah kutipan yang kini relevan bagi banyak orang: “It’s okay not to be okay. But don’t be too long.”
Kalimat ini berarti, tidak apa-apa untuk merasa tidak baik-baik saja, namun jangan sampai terlalu lama.
“Don’t stay too long in that kind of zone,” lanjutnya. “Jadi, nggak, jangan lama-lama ada di zona itu… karena kamu harus bangkit.”
Reza mengingatkan bahwa selalu ada kehidupan yang harus dijalani dan dihadapi. Terus-menerus berada dalam zona keterpurukan bukanlah sebuah pilihan.
Hanya Kematian yang Pasti
Sang pembawa acara kemudian menimpali bahwa orang-orang terdekatnya sering mengingatkan bahwa “semuanya tuh temporary” (sementara). Reza Rahadian setuju sepenuhnya, dan menutup diskusi dengan sebuah pertanyaan retoris yang kuat.
“Apa yang paling… certain (pasti) di muka bumi ini selain kematian?” tanyanya.
“Nothing.” (Tidak ada).
Pernyataan ini menggarisbawahi inti dari nasihatnya: Karena baik suka maupun duka hanyalah sementara, satu-satunya hal yang logis untuk dilakukan adalah terus bergerak maju.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy