Nippon Travel Agency (NTA) Jepang umumkan (27/10) kemitraan ambisius dengan startup roket. Targetkan paket travel Tokyo-AS 60 menit via luar angkasa mulai 2030, harga fantastis 100 juta yen.
POSEGI.ID – Salah satu agen perjalanan terbesar Jepang, Nippon Travel Agency (NTA), mengumumkan rencana revolusioner untuk menawarkan paket perjalanan super cepat antarbenua menggunakan roket yang dapat digunakan kembali. Bekerja sama dengan startup pengembang roket, NTA menargetkan peluncuran layanan ini pada tahun 2030, memungkinkan penumpang terbang dari Tokyo ke kota-kota besar di Amerika Serikat hanya dalam waktu 60 menit melalui rute luar angkasa.
Menurut kedua perusahaan, roket akan diluncurkan dari lokasi lepas pantai dan mampu menghubungkan dua titik di Bumi dalam satu jam. “Kami berharap model bisnis ini akan menjadi titik awal baru untuk menghubungkan perjalanan ruang angkasa dan perjalanan tradisional,” ujar Presiden NTA, Keigo Yoshida, dalam konferensi pers di Tokyo, Senin (27/10/2025).
Perusahaan diperkirakan akan mulai menerima aplikasi pemesanan pada April 2026, dengan perkiraan harga tiket pulang-pergi mencapai 100 juta yen (sekitar $670.000 atau Rp 10,8 miliar dengan kurs saat ini). Pada tahap awal, NTA akan menawarkan kegiatan pengalaman seperti uji coba masakan luar angkasa dan tur fasilitas darat, sebelum meluncurkan layanan akomodasi orbital yang direncanakan pada tahun 2040-an.
Proyek ambisius ini sejalan dengan tren global komersialisasi pariwisata luar angkasa dan konsep perjalanan point-to-point menggunakan roket. Ide ini telah digagas oleh perusahaan kedirgantaraan swasta lain selama bertahun-tahun. SpaceX milik Elon Musk, misalnya, sejak 2017 telah mengumumkan visi penggunaan roket Starship untuk perjalanan “Bumi ke Bumi”, menargetkan rute seperti New York ke Shanghai dalam 39 menit. Perusahaan lain seperti Blue Origin (Jeff Bezos) dan Virgin Galactic (Richard Branson) juga mengembangkan penerbangan suborbital, yang teknologinya dilihat sebagai fondasi penerbangan hipersonik antarbenua di masa depan.
Namun, rencana NTA ini masih dalam tahap sangat awal dan menghadapi tantangan besar. Kesiapan teknologi roket yang dapat digunakan kembali secara reliabel dan aman untuk penumpang, regulasi keselamatan penerbangan luar angkasa komersial yang kompleks, serta biaya pengembangan yang masif menjadi rintangan utama yang harus diatasi sebelum visi perjalanan 60 menit ini menjadi kenyataan.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy