Seorang survivor bernama Aep Rohendi Saripudin (33) berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah terjatuh di lembah Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat. Pria yang sebelumnya dikenal sebagai Jhomas itu ditemukan dalam keadaan selamat pada Minggu (19/10/2025) pukul 23.30 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh Tim Unit Pencari dan Penyelamat (SRU) 3 di dasar lembah setelah operasi pencarian malam hari. Proses evakuasi dari Gunung Burangrang segera dilakukan dengan mengangkat korban dari dasar lembah menuju posko terdekat.
Survivor tersebut akhirnya tiba di Basecamp Mentari Gunung Burangrang pada Senin (20/10) dini hari, sekitar pukul 00.58 WIB. Setelah mendapatkan penanganan awal dan pemeriksaan kondisi, Aep Rohendi Saripudin dipastikan dalam keadaan stabil.
Keberhasilan evakuasi malam hari ini menunjukkan koordinasi solid Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk Basarnas dan Kepolisian. Menurut Koordinator Lapangan, operasi di medan curam seperti lembah Gunung Burangrang selalu berisiko tinggi, terutama akibat minimnya penerangan dan potensi medan licin. Kecepatan tim SRU 3 menemukan lokasi korban menjadi kunci penyelamatan jiwa ini sebelum survivor mengalami hipotermia, katanya.
Penanganan survivor tidak berhenti di basecamp. Pihak berwenang selanjutnya menyerahkan Aep Rohendi Saripudin kepada aparat Polsek Cisarua untuk proses lebih lanjut, yang akan mengantarkan survivor pulang ke alamatnya di Bogor.
Operasi evakuasi di Gunung Burangrang ini kembali menegaskan vitalnya sinergi antar-lembaga dalam merespons kedaruratan di alam bebas. Keberhasilan penyelamatan Aep Rohendi Saripudin membuktikan profesionalisme Tim SAR Gabungan dalam menaklukkan medan sulit demi misi kemanusiaan.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy