Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kemenkum Sulteng) menggelar rapat final persiapan Diskusi Strategi Kebijakan Hukum di Palu, Senin (20/10/2025). Pertemuan ini fokus mematangkan pembahasan implementasi Permenkumham Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pendaftaran Merek.
Rapat yang dipimpin Kepala Bagian Umum, Muhammad Wahab Marawali, memastikan kesiapan teknis dan substantif acara tersebut. Pengecekan mencakup konfirmasi narasumber serta kesiapan sarana pendukung diskusi.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyebut persiapan matang menjadi kunci sukses untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan efisien. “Persiapan yang matang menjadi kunci sukses setiap kegiatan. Melalui rapat final ini, kita pastikan seluruh perangkat, narasumber, serta kebutuhan teknis benar-benar siap agar kegiatan Diskusi Strategi Kebijakan nanti berlangsung dengan baik dan memberikan hasil yang bermanfaat,” ujarnya.
Upaya analisis implementasi ini, menurut Rakhmat, bukan sekadar prosedur administratif, tetapi langkah strategis melindungi denyut nadi ekonomi kreatif daerah. Merek dagang yang terdaftar memberikan nilai tambah dan daya saing bagi produk lokal agar tidak mudah ditiru oleh pihak lain di pasar yang semakin terbuka, katanya.
Rakhmat Renaldy menerangkan, topik ini sangat relevan untuk memperkuat perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) bagi UMKM dan industri kreatif di daerah. “Kami ingin memastikan bahwa kebijakan pendaftaran merek benar-benar dapat diakses oleh masyarakat. Melalui diskusi ini, diharapkan muncul strategi yang konkret agar implementasi Permenkumham Nomor 12 Tahun 2021 berjalan lebih mudah, cepat, dan memberikan kepastian hukum,” tambahnya.
Rapat final ini menegaskan keseriusan Kemenkum Sulteng dalam mengawal implementasi kebijakan agar berdampak langsung ke masyarakat. Keberhasilan Diskusi Kebijakan Hukum mendatang diharapkan menjadi tolok ukur efektivitas birokrasi dalam melayani kebutuhan pendaftaran merek di Sulawesi Tengah.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy