<Kamboja Terancam Sanksi Internasional Usai Mundur dari 9 Cabor SEA Games 33 - Posegi

Kamboja Terancam Sanksi Internasional Usai Mundur dari 9 Cabor SEA Games 33

Kamboja Terancam Sanksi Internasional Usai Mundur dari 9 Cabor SEA Games 33
Kamboja Terancam Sanksi Internasional Usai Mundur dari 9 Cabor SEA Games 33

Kamboja terancam sanksi internasional usai mendadak mundur dari 9 cabor di SEA Games 33 Thailand, diumumkan (28/11).

POSEGI.ID – Tuan rumah Thailand menyatakan Kamboja harus menerima konsekuensi hukuman setelah secara mendadak menarik diri dari sembilan cabang olahraga (cabor) yang telah terdaftar di SEA Games 33. Awalnya, Kamboja dijadwalkan mengirim atlet untuk 21 disiplin ilmu, namun Komite Olimpiade Kamboja (NOCC) kemudian mengirim surat resmi ke Federasi Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) dan Panitia Penyelenggara SEA Games 33 untuk mengonfirmasi pembatalan partisipasi di sembilan cabor tersebut.

Sembilan cabor yang ditinggalkan Kamboja meliputi sepak bola, bola voli, sepak takraw (jembatan awan), pétanque (bola besi), perahu naga (wharfs), judo, karate, pencak silat, dan wushu. Karena subjek ini telah terdaftar resmi dalam sistem kompetisi dan ditarik setelah tenggat waktu yang diizinkan, Kamboja dinilai melanggar aturan. Dampak langsungnya, Federasi Sepak Takraw Dunia dan Asia telah melarang Kamboja berpartisipasi dalam Asian Games 2026 di Jepang. Sementara untuk 8 cabor lainnya, federasi terkait sedang meninjau situasi sebelum mengeluarkan larangan resmi.

Baca Juga :  Korea Selatan Larang Warganya Bepergian ke Sejumlah Wilayah di Kamboja

CEO SEA Games 33, Chaipak Siriwat, menyebut penarikan diri ini sangat tiba-tiba dan mengacaukan sistem manajemen kompetisi. “Kami sedang mempertimbangkan bentuk denda atau sanksi lain. Mereka melanggar aturan saat menarik diri setelah mengkonfirmasi daftar atlet,” ujarnya dalam pertemuan penyelenggara di Bangkok, Jumat (28/11/2025). Mundurnya Kamboja bahkan memaksa penyelenggara merombak ulang grup sepak bola pria, di mana Singapura dari Grup C harus dipindahkan ke Grup A untuk mengisi kekosongan posisi Kamboja.

Di sisi lain, Kamboja mengonfirmasi tetap akan berpartisipasi dalam 12 cabor tersisa, yakni renang, atletik, e-sports, anggar, senam, ju-jitsu, kick boxing, taekwondo, berkuda, jet ski (sepeda motor air), triathlon (tiga koordinasi), dan teqball (tabo). Chaipak menyatakan Kamboja telah berjanji tidak akan ada penarikan lebih lanjut.

Alasan di balik penarikan atlet ini disinyalir berakar dari ketegangan hubungan diplomatik antara Thailand dan Kamboja terkait sengketa perbatasan. Situasi ini memicu perdebatan publik di Kamboja, di mana banyak pihak merasa pengiriman atlet ke SEA Games 33 di Thailand berisiko bagi keselamatan mereka. Pemerintah Kamboja telah meminta Thailand menjamin keamanan penuh bagi delegasi mereka yang tersisa, sementara NOCC menginstruksikan atlet untuk bergerak dalam kelompok dan menjaga disiplin ketat selama acara berlangsung.

Baca Juga :  Harga Mobil di AS Cetak Rekor, Rata-rata Tembus 50.000 Dolar

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy