Samsung Galaxy S26 Ultra dirumorkan pakai chip Exynos 2600 di luar AS, pertama kalinya dalam 4 tahun, lapor Yonhap News (25/10).
POSEGI.ID – Laporan terbaru dari media Korea Selatan, Yonhap News, menghidupkan kembali spekulasi seputar jeroan flagship Samsung mendatang. Berbeda dari tradisi empat tahun terakhir, Samsung Galaxy S26 Ultra disebut akan menggunakan chipset Exynos 2600 buatan Samsung sendiri untuk pasar di luar Amerika Serikat, meninggalkan dominasi Snapdragon.
Produksi massal Exynos 2600 dilaporkan akan dimulai November ini. Jika rumor ini benar, ini menandai pergeseran signifikan, karena sebelumnya hanya model standar dan Plus yang memakai Exynos di luar AS, sementara varian Ultra secara eksklusif ditenagai Snapdragon di seluruh dunia sejak seri S23.
Yonhap News mengklaim chipset Exynos 2600 baru ini menawarkan lompatan performa signifikan. Kemampuan pemrosesan saraf (NPU) disebut enam kali lebih besar dari A19 Pro Apple, dengan daya CPU naik 15% dan GPU melonjak 75% di beberapa benchmark. Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Exynos 2600 diklaim unggul 29% (GPU) dan 30% (NPU), meski perbandingan performa CPU mentah belum diungkap.
Keputusan Samsung kembali mempercayakan Exynos pada varian Ultra ini, jika terbukti, menandakan kepercayaan diri baru pada performa chipset internal mereka. Setelah citra Exynos yang kurang memuaskan di masa lalu, langkah ini menjadi pertaruhan besar untuk membuktikan Exynos 2600 setara atau bahkan melampaui Snapdragon, menurut pengamat.
Namun, potensi perubahan chipset Samsung Galaxy S26 Ultra ini tidak akan merata. Pasar Amerika Serikat diprediksi tetap akan menerima varian yang ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5, melanjutkan tradisi Qualcomm di negara tersebut. Konsumen di luar AS lah yang akan merasakan langsung dampak penggunaan Exynos 2600 ini.
Perdebatan mengenai performa Exynos versus Snapdragon pada Samsung Galaxy S26 Ultra baru akan terjawab saat ponsel ini resmi dirilis awal 2026. Hingga saat itu, rumor ini terus memanaskan antisipasi publik terhadap strategi chipset Samsung di tengah persaingan pasar smartphone kelas atas yang semakin ketat.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy