Posisi mengemudi yang tepat sering diabaikan, padahal krusial untuk keamanan, kontrol, dan reaksi darurat. Ini panduan mengatur kursi, setir, dan spion.
POSEGI.ID – Sebagian besar pengemudi mengabaikan posisi mengemudi yang benar, meski ini fundamental dalam keselamatan berkendara. Posisi yang tidak tepat meningkatkan kelelahan, mengurangi kontrol roda kemudi, dan menghambat reaksi cepat saat darurat.
Langkah awal adalah menyesuaikan ketinggian kursi serendah mungkin untuk stabilitas, namun tetap memprioritaskan visibilitas kaca depan yang baik. Sandaran punggung diatur hampir vertikal untuk menghindari sakit punggung, memastikan lengan setengah tertekuk (half-flex) saat memegang setir.
Ketinggian roda kemudi disesuaikan agar tidak menghalangi lutut dan pandangan ke dasbor. Posisi tangan yang ideal pada roda kemudi adalah jam 9 dan 15 untuk kontrol manuver maksimal, serta hindari menyilangkan tangan.
Posisi mengemudi yang ergonomis, menurut pakar keselamatan, bukan sekadar kenyamanan, tetapi investasi utama keselamatan jiwa. Mengabaikan penyesuaian dasar seperti spion dan sandaran kepala adalah bentuk kelalaian yang fatal dalam manajemen risiko berkendara, katanya.
Pastikan sandaran kepala diatur sangat dekat dengan kepala, sekitar satu sentimeter, untuk mencegah cedera leher serius saat terjadi benturan belakang. Terakhir, sesuaikan sabuk pengaman agar pas di atas bahu dan menempel kuat di tubuh, serta atur spion untuk bidang visual terluas.


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy